Paragraf Deskripsi

Paragraf Deskripsi adalah jenis paragraf yang menggambarkan sesuatu dengan jelas dan terperinci.

Cara membuat paragraph deskripsi adalah:
1.Menentukan Tema
2.Menentukan Tujuan Penulisan
3.Menganalisis apa yang akan ditulis terlebih dahulu
4.Membuat Kerangka
5.Menjelaskan Kerangka kerangka yang telah disusun,sehingga menjadi sebuah kalimat atau paragraf yang baik.

Pola paragraf deskripsi antara lain meliputi pola pengembangan spasial dan pola sudut pandang:

a. Pola Spasial
Pola Spasial adalah pola pengembangan paragraph yang didasarkan atas ruang dan waktu.
Dengan teratur,penulis menggambarkan suatu ruangan dari kiri ke kanan,dari timur ke barat,dari bawah ke atas,dari depan ke atas,dari depan ke belakang,dan sebagainya.
Uraian tentang kepadatan penduduk suatu daerah dapat dikemukaan dengan landasan urutan geografis(misalnya : dari barat ke timur atau dari Timur ke selatan).Deskripsi mengenai sebuah gedung bertingkat dapat dilakukan dari tingkat pertama berturut turut hingga tingkat terakhir,penggambaran terhadap suasana suatu lingkungan dapat dilakukan mulai dari siang,sore,hingga malamhari.

Contohnya :
Pada malam hari,pemandangan rumah terlihat begitu eksostis.Apalagi dengan cahaya lampu yang memantul dari seluruh penjuru rumah.Dari luar bangunan ini tampak indah,mampu memberikan pancaran hangat bagi siapa saja yang memandangnya.Lampu lampu taman yang bersinar menambah kesan eksostis yang telah ada.Begitu hangat Begitu Indah.

b. Pola Sudut Pandang
Pola Sudut Pandang adalah pola pengembangan paragraph yang didasarkan tempat atau posisi seorang penulis dalam melihat sesuatu.
Pola sudut pandang tidak sama dengan pola Spasial.Dalam Pola ini penggambaran berpatokan pada posisi atau keberadaan penulis terhadap obyek yang digambarkannya itu.
Untuk menggambarkan suatu tempat atau keadaan,pertama tama penulis mengambil sebuah posisi tertentu.Kemudian,secara perlahan lahan dan berurutan,ia menggambarkan benda demi benda yang terdapat ditempat itu,yakni mulai dari yang dekat hingga yang terjauh.

Contohnya:
Sekarang hanya beberapa langkah lagi jarak mereka dari tebing di atas jalan.Medasing menegakkan dirinya sambil mengasai ke muka dan ia pun berdiri tiada bergerak sebagai pohon diantara pohon pohon yang lain.Oleh isyarat yang labih terang dari perkataan itu maju sekalian temannya sejajar dengan dia.

Diantar daun kayu tampak kepada mereka tebing itu turun kebawah,di kakinya tegak pondok,sunyi mati,tak sedikit jua pun kentara,bahwa dia melindungi manusia yang hidup,pandai bergerak dan bersuara.Di bawahnya kedengaran sebentar sebentar sapi mendengus dan binatang binatang itupun kelihatan kekabur kaburan dalam sinar bara yang kusam.Dari celah celah dinding pondok keluar cahaya yang kuning merah,tetapi tiada berupa jauh sinar yang halus itu lenyap dibalut oleh kelam yang maha kuasa.Di keliling pondok itu tertegak pedani ketiganya sunyi dan sepi pula.

Karakteristik paragraph Deskrepsi sebagai berikut:
a. Dalam paragraph deskrepsi dikemukakan hal hal yang menyentuh pancaindra(penglihatan,pendengaran,penciuman,pengecap,atau peraba)
b. Karakteristik yang kedua yaitu menyajikan urutan ruang.Penggambaran atau pelukisan berupa rincian yang tersusun berurutan,mungkin dari kanan ke kiri,dari depan ke belakang,dan sebagainya.
c. Karakteristik deskripsi dalam penggambaran benda atau manusia yaitu dengan mengamati secara detail atau rinci mengenai bentuk,warna,keadaan obyek menurut penagkapan alat indra penulis.
d. Dalam paragraph deskripsi unsure perasaan lebih tajam daripada pikiran.

Ciri ciri Paragraf Deskripsi anatara lain sebagi berikut:
*~* Menerangkan tentang suatu obyek.
*~* Bersifat Menerangkan(menggambarkan)
*~* Memiliki tujuan agar para pembaca seperti melihat barang yang sedang dibaca
*~* Paragraph Deskripsi mempunyai dasar Penelitian

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: